Site Loader

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

jpnn. com , JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menanggapi kekhawatiran Ketua Ijmal Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang artikel soal amendemen UUD 1945 guna memungkinkan presiden berkuasa maksimal tiga periode.

Kapitra menyelami kekhawatiran putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu disebabkan peluangnya ikut pilpres terancam jika Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden selama tiga masa jabatan.

“Sering kala ambisi seseorang membutakan picik rasio orang, sehingga sulit mereka atau dia menyendirikan antara wacana atau dagelan politik dengan realitas kebijakan, ” kata Kapitra pada JPNN. com, Selasa (8/6).

Mengaji Juga:

Menurut Kapitra, kekhawatiran AHY tersebut tidak konstitusional. Sebab, secara konstitusi, masa jabatan presiden cuma dua periode.

“Jadi, soal kekhawatiran AHY saya pikir tersebut urusan kejiwaan dia, bukan urusan masyarakat. Biarkan saja dia dengan segala yang dirasakan, ” ujar Kapitra.

Sebelumnya, AHY merespons munculnya artikel tentang masa jabatan kepala maksimal tiga periode.

Baca Serupa:

Menurutnya, bisa siap amendemen pasal pembatasan masa jabatan presiden di UUD 1945 lolos begitu saja seperti pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

Jangan Sampai Tertinggal Video Pilihan Redaksi ini:
[embedded content] Mantan tentara dengan kedudukan terakhir mayor itu menyatakan banyak kejanggalan dalam metode pembahasan UU yang dikenal dengan sebutan Omnibus Law tersebut.   “Tiba-tiba, perbincangan dibawa ke luar kota yang orang tidak terang ke mana, di tengah-tengah malam, jam-jam tidak wajar, tiba-tiba diharuskan dalam 24 jam putus diketuk, ” tuturnya. (cr1/jpnn)

Scott Thomas