Site Loader
Anies Baswedan Sebut 5 Hal Diatur dalam PSBB Jakarta

jpnn. com , JAKARTA berantakan Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan resmi mengumumkan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara teliti di wilayah ibu kota mulai Senin 14 September 2020.

Anies menjelaskan pengelolaan PSBB di DKI Jakarta mengacu di dalam tiga peraturan.

Yakni Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi Daerah Khusus Pokok Kota Jakarta, Pergub DKI Jakarta Nomor 79/2020 tentang Penerapan Peraturan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan tubuh Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengoperasian Covid-19.

Menangkap Juga:

Satu lagi,   Pergub DKI Jakarta 88 Tahun 2020 tentang Perubahan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan   dalam Penanganan Covid-19 di Daerah DKI Jakarta.

“Prinsipnya, selama masa PSBB semampunya tetap berada di rumah. Dianjurkan untuk tidak bepergian, kecuali buat kebutuhan mendesak, kecuali untuk aksi usaha esensial yang memang diperbolehkan, ” kata Anies dalam bertemu pers yang disiarkan secara tepat, Minggu (13/9).

Jumpa pers dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Kajati DKI Jakarta Serasi Agung Putra, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, Jubir Satgas Covid-19 Prof Wiku   Setia Bawono Adisasmito.

Baca Juga:

Sebelumnya, Jakarta sungguh masih memberlakukan PSBB transisi semenjak Juni 2020. Sesuai peraturan Departemen Kesehatan, PSBB berlaku selama 14 hari, dan bisa diperpanjang.

Namun, dengan adanya Pergub DKI 88/2020, ini oleh sebab itu yang diberlakukan adalah formulasi anyar yang berbeda dengan PSBB transisi.    

Scott Thomas