Site Loader

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

jpnn. com , TERNATE – Pemerintah Praja Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut), menerapkan hukuman bagi aparatur sipil negeri (ASN) dan honorer dengan menolak divaksin Covid-19.

Wakil Pemangku Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menegaskan sanksi tersebut berupa  pemotongan TPP (tambahan penghasilan pegawai).

“Saya siap divaksin, kapan saja, makanya tak ada alasan bagi ASN dan honorer tidak divaksin karena niat pemerintah di dalam pemberian vaksin ini biar masyarakat tidak tertulari Covid-19, ” kata Muhammad Sinen saat dihubungi dari Ternate, Kamis (4/3).

Baca Juga:

Oleh karena itu, Muhammad Sinen menegaskan sudah menodong kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tikep Mifth Baay untuk memberikan sanksi bagi ASN yang tidak mau divaksin.

“Maka dari itu, saya minta kepada sekertaris wilayah agar memberikan sanksi secara cara memotong TTP untuk ASN yang bandel & tidak mau divaksin, ” ujarnya.

Ia menegaskan sebagai pimpinan harus memberikan contoh dengan baik kepada masyarakat Praja Tidore Kepulauan untuk melakukan vaksin  bagi para ASN selaku abdi negara.

Baca Pula:

Pentingnya divaksin untuk seluruh ASN dan honorer di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan ini arah memberikan contoh kepada asosiasi.

Ia menegaskan tidak ada dasar untuk tak mau divaksin.

Scott Thomas