Site Loader
Balita 2 Tahun Meninggal Saat Diajak Ibunya Mengemis, KPAI Bilang Sejenis ini

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

jpnn. com , JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara terkait kasus  meninggalnya balita berinisial ASG, 2, saat digendong ibunya,   Nur Astuti, 32, ketika mengemis di Pasar Bantar Gebang, Kamis (26/11/2020) lalu.

Komisioner KPAI Bidang Trafficking dan Eksploitasi Ai Maryati mengatakan, ibu ASG bisa saja dipidana karena terbukti memaksa anaknya yang sedang sakit untuk diajak mengemis di pasar.

“Kalau ini, mula-mula ada ranah pembiaran, kalau kedua ada pemaksaan dan kalau ke-3 ada unsur eksploitasi, masuknya lembah pidana, ” kata Maryati era dikonfirmasi, Sabtu (28/11).

Baca Juga:

Maryati menambahkan, pihaknya turut prihatin atas terjadinya kasus meninggalnya ASG.

Menurut dia, seharusnya karakter tua tidak menjadikan anak sebagai alat legitimasi untuk mengemis ataupun meminta-minta.

“Anak itu bukan aset atau jalan legitimasi apalagi eksploitasi. Orang tua yang seperti ini biasanya membangun tidak teredukasi dan kondisi ekonominya sulit. Ini yang kami serupa tidak bisa menutup mata begitu saja, ” ujar Maryati.

Baca Juga:

Maryati meminta KPAD Kota Bekasi & pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak terulang lagi.

“Kami mendorong semuanya untuk mengungkap, cantik kepolisian termasuk juga pengawas KPAD akan kami koordinasikan nanti buat melihat dengan jernih apa yang jadi penyebab meninggalnya anak tersebut. Kami sangat menyesal bisa peristiwa seperti ini, ” ujar Maryati.

Scott Thomas