Site Loader

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

jpnn. com , JAKARTA – Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK) menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah jadi tersangka kasus dugaan uang sogok dan gratifikasi terkait pemasokan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur dalam lingkungan Pemprov Sulsel Tarikh Anggaran 2020-2021.

Nurdin menjadi simpulan sebagai penerima suap berhubungan Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Ijmal dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel atau karakter kepercayaan Nurdin.

Sementara sebagai simpulan pemberi yakni Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor.

Baca Serupa:

Nurdin Abdullah diduga menerima Rp5, 4 miliar dalam kasus dugaan uang sogok dan gratifikasi.

“AS pada 26 Februari 2021 diduga menyerahkan uang sekitar Rp2 miliar kepada NA melalui ER, ” ucap Ketua KPK Firli Bahuri saat bertemu pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu dini keadaan.

Selain itu, Nurdin juga diduga menerima uang dari kontraktor lain di antaranya pada akhir 2020 sebesar Rp200 juta, pertengahan Februari 2021 melalui ajudannya bernama Samsul Bahri menerima uang Rp1 miliar, dan awal Februari 2021 Nurdin melalui Samsul Bahri menerima uang Rp2, 2 miliar.

Baca Juga:

Dengan demikian total kekayaan yang diduga diterima Nurdin adalah Rp5, 4 miliar.

Pada konstruksi perkara, Firli menjelaskan bahwa Agung selaku Penasihat PT Agung Perdana Bulukumba (APB) telah lama ingat baik dengan Nurdin berniat mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulawesi Daksina TA 2021.

Scott Thomas