Site Loader
Ustazah dan Ormas Islam Kompak Serukan Boikot Produk Prancis

jpnn. com , JAKARTA awut-awutan Presiden Prancis Emmanuel Macron sampai saat ini belum juga menodong maaf kepada umat muslim dunia, terkait pernyataan kontroversialnya yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

Atas hal itu, sejumlah lagak demo masih terus digelar dalam depan Kedutaan Besar Prancis, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/11). Para-para pedemo menuntut permintaan maaf Emmanuel Macron.

Massa aksi juga banyak yang membawa poster-poster berisi seruan untuk memboikot produk Prancis. Di antaranya berisi tulisan ‘Boycott French Product, France The Real State Terrorism’ secara gambar karikatur Emmanuel Macron.

Baca Juga:

Ulah demo kali ini dimotori sejumlah ormas Islam, seperti PA 212, GNPF Ulama, Gerakan Pemuda Islam Indonesia hingga Front Pembela Agama islam (FPI).

Tengah itu, Wakil Ketua Umum MUI Kiai Muhyiddin Junaidi menyerukan buat memboikot produk yang berasal dari Prancis. Hal itu dilakukan sesudah mendengar tindakan penghinaan yang dikerjakan Emmanuel Macron terhadap Nabi Muhammad SAW dan agama Islam.

“Memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis serta mendesak pemerintah RI untuk melakukan tekanan dan peringatan sungguh-sungguh kepada pemerintah Prancis, ” logat Muhyiddin dalam keterangannya.

Baca Juga:

Hal selaras diungkapkan oleh Ustaz Tengku Zulkarnain selaku Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI melalui cuitannya di dalam 2 November 2020 lalu.

“Danone produser barang-barang asal Prancis. Aqua adalah salah satunya. Presiden Prancis menghina Agama islam dan Nabi Muhammad. Masak sebenarnya umat Islam tega mengkonsumsi Aqua dan produk Prancis lainnya? Kerabat muslimin jangan diam. Buatlah sekecil apapun yang bisa dibuat, “cuit Tengku Zulkarnain di akun Twitternya.

Scott Thomas